Berangkat dari kampung halaman bersama kakakku, kakak ipar, dan ibu mertua kakak. Pada tanggal 6 Oktober 2011 beserta 1 kloter rombongan kami menuju asrama haji Sukolilo, Surabaya.
Sebetulnya keberangkatan ke Saudi baru esok harinya, tetapi memang sudah prosedur dari pemerintah bahwa jamaah haji harus dikarantina dulu sehari di asrama untuk menerima berbagai penjelasan dan perbekalan, dan dilarang keluar asrama, katanya sih biar tidak ada yang hilang saat hari H keberangkatan.
Sebetulnya apapun upaya pemerintah dalam pengaturan jamaah haji perlu diapresiasi. Terlepas dari kekurangannya, bisa dilihat mengatur jemaah dengan berbagai latar belakang, pendidikan dan sifat memang tidak mudah. Apalagi kalau jumlahnya ribuan. Di Sukolilo saja sudah terlihat ribetnya. Saat awal datang banyak jamaah yang dipanggil dengan membawa kunci kopernya. Ternyata, ini karena banyak yang membawa barang bawaan yang termasuk dilarang dalam penerbangan. Macam-macam saja barangnya, ada minyak goreng, cobek, paku dan palu, kompor, korek api, dan berbagai macam cairan. Alhamdulillah koperku tidak termasuk yang perlu "dioperasi" karena memang saya hanya membawa pakaian, dan alat sehari-hari sewajarnya.
Menjelang keberangkatan tanggl 7 Oktober, sejak dini hari jam 3 kami sudah dikumpulkan di aula asrama haji Sukolilo untuk mendapat pembekalan terakhir, menerima uang living cost sebesar 1500 SR, dan menerima paspor yang sudah distempel petugas imigrasi. Pemeriksaan isi tas tenteng melalui X-ray pun sudah dilakukan di asrama haji tepat saat naik bus. Berbagai proses yang biasanya kita lewati di terminal bandara ini sudah dilakukan di asrama, karena memang untuk keberangkatan jemaah haji ada perlakukan khusus, yaitu kami langsung diturunkan dari bus tepat di depan pesawat yang akan menerbangkan kami di terminal khusus haji.
Akhirnya pada pukul 7.00 pagi tgl 7 Oktober 2011 terbanglah kami dengan Saudi Arabian Airlines dari Surabaya. Diawali dengan pembacaan doa safar yang dibacakan oleh salahsatu crew (ini keistimewaan pesawat Saudi, yang bacakan langsung orang Arab :) ). Alhamdulillah, sampailah kami dengan selamat di bandara Amir Muhammad-Madinah, pada jam 15.00 waktu setempat.